Berdo'a Dan Saling Do'a

Bagi seorang muslim pertolongan yang terbaik,memang hanyalah datang dari Sang Pencipta Yaitu Allah Swt.

Dan pertolongan itu memang akan datang jika kita meminta pada'NYA,dan inilah yang disebut Berdo'a,apalagi dalam berdo'a sambil mendo'akan,seperti pengungkapan dalam do'a tersebut.
Karena banyaknya keutamaan dari mendo'akan sesama/saudara dsb,yang dijelaskan dalam banyak dalil,yang diantaranya adalah sbb:

Dari Abu Dar'da ra.bahwasanya ia mendengar Rasulullah Saw bersabda:
Tiada seorang muslim yang mendo'akan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya,kecualai Malaikat berkata:"Dan untukmu pula seperti itu".
(HR.Muslim)

"Doa seorang muslim kepada saudaranya dengan tidak diketahui saudaranya itu mustajab(dikabulkan),pada seorang muslim itu ada malaikat yang diberi tugas'supaya tiap ia mendoakan baik kepada saudaranya,maka malaikat yang diberi tugas itu mengucapkan:
"Semoga Allah berkenan mengabulkan,dan buat kamu juga seperti itu"
(HR.Muslim)

Berdo'a memang juga menjadi ibadah,apalagi mendoakan sesama muslim dengan diam-diam,tanpa sepengetahuan orang yang dido'akan,termasuk dari sunah hasanah,yang telah diamalkan oleh para Nabi dan orang-orang sholeh.

Mendoa'kan sesama memang menunjukkan kesempuraan iman seseorang,sebagai rasa peduli pada orang lain maupun kerabat keluarganya dsb.

Nabi  Saw bersabda, dari Anas bin Malik Rasulullah Saw bersabad :
“Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri".
(HR. Al-Bukhari dan Muslim) 

Allah Swt dan Rasul-Nya memerintahkan kaum muslimin untuk senantiasa mendoakan suadaranya juga,dan Allah Swt mengutus malaikat yang khusus bertugas untuk meng’amin’kan setiap doa seorang muslim untuk saudaranya dan sebagai balasannya malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang berdoa tersebut.

Dan doa malaikat adalah mustajabah,maka kita bisa menyatakan bahwa mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya termasuk dari doa-doa mustajabah,jika dia mendoakan untuk saudaranya,yang tentu saja doa yang sama akan kembali kepadanya.

Maka potensi dikabulkannya akan lebih besar dibandingkan dia mendoakan untuk dirinya sendiri.

Dan semoga dalam berdo'a kita tidak hanya berdo'a untuk diri sendiri melainkan semoga dimudah ikhlaskan untuk bisa mendo'akan pada sesama terutama pada saudara kita.

Adapun berikut ini adalah mengenai diantara banyaknya tuntunan hal dalam doa diantarannya adalah sbb:
1.Semestinya sebuah doa dibuka dengan ta'awud dan basmalah serta pujian syukur kepada yang kuasa,dilanjutkan dengan membaca sholawat yang merupakan suatu anjuran dalam suatu pembuka doa.

2.Kemudian memintakan ampun diri,orang tua,guru dsb,serta kaum muslimin muslimat lainya,yang termasuk sebuah amalan sebab ter'ijabahnya sebuah do'a karena mendo'akan pada orang lain dsb.

3.Kemudian dilanjutkan sebuah permintaan yang sebelumnya diawali dengan membaca Asma'ul Husna yang merupakan suatu anjuran dalam berdo'a.

4.Dan Do'a tersebut harus terkandung juga doa yang disebutkan dalam Alqur'an dan hadist,karena memang doa yang terbaik tentu saja yang disebutkan dalam Alqur'an dan Hadist,yang ketika dipanjatkan akan mendapatkan lebih banyak kebaikan'tidak sebatas pada apa yang kita minta saja.

5.Dan Do'a tersebut setidaknya berisi makna arti dari pemakna artian dari Do'a para Nabiyullah,para Waliyullah,dan para orang-orang sholeh,yang tentunya tidak mengurangi makna arti dari maksud yang sebenarnya.

6.Adapun ketika berdoa juga bisa diselingi dengan bahasa kita,agar kita lebih meresapi dan menghayati,yang tentunya Allah Swt lebih mengetahui berbagai macam bahasa,dan lebih tau dengan maksud do'a yang kita panjatkan.

7.Isi dari permohonanan do'a pun tidak hanya dengan disertai kehendak duniawi saja,yang sebagai bentuk keluh kesah tanda kurang menerima,sehingga jadi kegelisahan bathin dan jadi cermin dari sikap kurang mensyukuri nikmat,maka itu isi dari sebuah doa juga harusnya untuk kebaikan akhirat juga tentunya.

Yang semoga bisa kita panjatkan tidak hanya dalam keadaan susah saja,melainkan bisa ketika dalam keadaan senang,dengan diiringi berprasangka baik dengan sepenuh keyakinan,agar sebuah doa semoga lebih mudah ter'ijabah'Aamiin.

8.Kemudian tentunya sebuah Do'apun harus ditutup dengan membaca sholawat dan pujian syukur yang ditutup dengan kata Aamiin,dan semoga semua dipanjatkan dengan penuh keikhlasan.

9.Semoga kita semua juga mau selalu berusaha agar dalam berdo'a menurut tuntunanya'dengan senantiasa mempelajari dan menggali mengenainya,sehingga sebuah doa terpanjatkan setidaknya dengan tuntunanya.

Karena ternyata memang pentingnya berdo'a apalagi sambil mendo'akan sesama dalam sebuah do'a,dan juga dalam saling doa karena boleh jadi do'a kita terkabul,karena sebab kita mendo'akan orang lain dan sebab kita dido'akan orang lain yang lebih kuat iman dalam istiqomah'sehingga do'anya ter'ijabah.

Itulah diantara tuntunan etika dalam berdo'a dan mengenai tentang anjuran,tata cara maupun adab etika dalam berdo'a dan waktu-waktu ter'ijabahnya tentunya bisa dipelajari pada kajian khusus yang menerangkanya.

Setidaknya jika kita berdo'a sesuai tuntunanya baik secara adab,etika maupun waktu yang lebih tepat'nya,setidaknya lebih besar peluang dikabulkanya daripada yang tak tertuntun.

No comments: