PROFESI YANG BAIK DAN MULIA

A.PROFESI APAKAH YANG BAIK DAN MULIA(?)
Profesi yang paling baik dan mulia menurut agama islam yaitu profesi atau pekerjaan yang halal tentunya,yang tidak merugikan sesamanya serta tidak melanggar hukum syariat yang menurut apa yang agama ajarkan.

Dalam sebuah hadist diterangkan:
Dari Sa'id bin Umair diriwayatkan,bahwa Rasulullah Saw saat ditanya mengenai suatu pekerjaan,dengan sebuah pertanyaan:
"Pekerjaan apakah yang paling baik?"Lalu Beliau menjawab:"Pekerjaan seseorang dengan tanganya sendiri dan semua pekerjaan yang baik".
(HR.Baihaqi dan Al Hakim).

Jadi pekerjaan yang baik/mulia adalah pekerjaan yang dilakukan dengan tanganya sendiri,yang maksudnya dari hasil keringatnya tanpa mengemis maupun meminta-minta,atau selalu mengharapkan belas kasihan orang,maupun mengandalkan orang lain dalam untuk pemenuhan kebutuhan keseharianya,jadi walau jadi apapun profesi pekerjaanya, asal dilakukan dengan kesungguhan dan penuh tanggung jawab,tidak merugikan orang lain,serta bisa profesional dalam mengerjakanya itulah pekerjaan yang baik dan mulia tentunya.

Dihadist lain juga diterangkan dari Ibnu Umar,diriwayatkan'ketika Rasulullah Saw ditanya,
"Pekerjaan apakah yang paling utama?"Beliau Menjawab,Pekerjaan seseorang dengan tanganya sendiri dan semua perniagaan yang baik".
(HR.Thabrani dalam Al Mu'jam Kabir)

Dalam hadist tersebut diterangkan bahwa pekerjaan yang baik dan mulia selain dilakukan dengan tanganya sendiri,dengan apapun profesinya asalkan halal disebutkan juga dengan perniagaan yang baik yaitu dengan berdagang/jualbeli,kenapa demikian?sebab profesi tersebut jika dilakukan dengan penuh kejujuran dan tidak merugikan dalam perniagaan akan dipermudah dalam melipatgandakan penghasilan.

Dan Islam'pun sangat menganjurkan perdagangan,karena sembilan dari sepuluh pintu rejeki ada dalam perdagangan,seperti yang Rasulullah Saw sabdakan dalam hadistnya:
"Berdaganglah Engkau,karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan".

Terlepas dari hadist tersebut kuat/lemahnya,tetapi terbukti bahwa disadari maupun tidaknya bahwa penggerak roda perekonomian digerakan dari dunia perdagangan,terutama pedagang besar/pengusaha yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan,bahkan pelakunya pun sangat berpengaruh dalam suatu pemerintahan,tak jarang para pejabat maupun pemimpin suatu negara berlatar belakang pengusaha/pedagang besar.

Tapi perlu digaris bawahi,bahwa berniaga/berdagang sebagai profesi yang dianjurkan dalam hadist dalam hal ini adalah jika jadi pedagang yang jujur dan tidak curang,sebagai anjuran sarana untuk cara melipatgandakan suatu penghasilan.

Dari Abdullah bin Umar ra'bahwa Rasulullah Saw bersabda:
"Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah(terpercaya)akan(dikumpulkan)bersama para Nabi,orang-orang shiddiq dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat(nanti)".

Jadi pedagang yang jujur dan amanah itulah yang berkah dan yang diridhoi,sebaliknya jika berlaku curang sama saja jadi amalan maksiat dalam profesinya.

Dari Abdurrahman bin Syibel'berkata:
Rasulullah Saw bersabda:
"Para pedagang adalah tukang maksiat".Lalu diantara para sahabat ada yang bertanya:
"Wahai Rasulullah bukankah Allah telah menghalalkan jualbeli?".
Rasulullah menjawab:"Ya,namun mereka sering berdusta dalam berkata,juga sering bersumpah namun sumpahnya palsu".
(HR.Ahmad,Ath Thabari,At Thawi)

Jadi profesi berniaga yang disebutkan dalam hadist itu adalah anjuran dari segi untuk peningkatan suatu penghasilan,karena berniaga/berdagang juga perlu skill dan mental serta keahlian juga'agar tidak rugi dan tidak semua orang bisa melakukanya,karena setiap orang punya keahlian masing-masing dalam profesi maupun pekerjaan yang digelutinya.

Dari hadist-hadist tersebut bisa disimpulkan bahwa pekerjaan yang paling baik dan mulia adalah yang dilakukan dengan tanganya sendiri,adapun mengenai penyebutan perniagaan adalah upaya jika ingin melipatgandakan penghasilan asal bisa menjalani sesuai dengan jujur dan amanah,dan asalkan semuanya dilakukan dengan cara yang halal tentunya.

B.PROFESIONAL DALAM BERPROFESI
Profesionalah dalam berprofesi,maksudnya harus ahli dan bertanggung jawab dibidangnya apapun profesinya.

Semisal jadi pedagang ya jadilah pedagang yang baik dan jujur,jadi guru jadilah guru yang juga jadi teladan baik buat dirinya maupun keluarganya,jadi karyawan maupun kuli jadilah karyawan yang bertanggung jawab dengan pekerjaanya,jadi penulis jadilah penulis yang tidak memprovokatif,tidak menulis berdasar pengetahuan dirinya ketika menyampaikan suatu tulisan yang sifatnya memberitakan dsb,intinya dalam berprofesi harus menjiwai dan harus bisa bertanggung jawab dengan yang digelutinya.

Dan janganlah melakukan suatu pekerjaan yang bukan jadi ahlinya,semisal bukan ahli servis sesuatu tapi nekat memberanikan diri membetulkan sesuatu tersebut,kecuali punya sendiri jadi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan tidak merugikan orang lain tentunya.

Profesional dalam bekerja bukan berarti harus bekerja sesuai bidangnya juga'melainkan bekerja dengan penuh tanggung jawab,semisal kerja jadi kuli ya harus nurut sama mandornya/yang memperkerjakanya,walaupun sebenarnya punya keahlian lain,tapi ketika ikut orang kerja ya harus sesuai dengan aturan yang ditentukan,jika tidak bisa ya lebih baik tidak menyanggupi daripada menjalani,dan berusaha mencari suatu pekerjaan yang sesuai bidang yang diinginkan,ataupun berusaha menciptakan pekerjaan sendiri sesuai hobinya jika berkemampuan menciptakanya asal tidak merugikan pada sesamanya.

C.MENCARI PEKERJAAN/PROFESI
Siapasih yang tidak butuh pekerjaan(?)sebagai sarana untuk memenuhi suatu kebutuhan maupun keinginan yang baik sifatnya materi dsb.

Memang tak semuanya orang bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudahnya,melainkan dengan banyak perjuangan dan pengorbanan dalam mengusahakanya,baik dengan waktunya,tenaga pikiranya bahkan tak sedikit materi untuk biaya proses dalam memperolehnya.

Dan sebenarnya pada intinya seseorang mencari pekerjaan itu yang sifatnya tetap dan menjanjikan untuk masadepanya,tak bisa dipungkiri ketika seseorang menempuh pendidikan yang tinggi yang diinginkan bukan hanya mapanya wawasan dalam berpengetahuan saja,tetapi juga menginginkan suatu pekerjaan yang sifatnya memapankan dari segi yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut,yang sah-sah saja dan boleh-boleh saja asal berkesempatan dan bisa mampu dalam menempuhnya.

Namun seseorang dalam menjalankan suatu pekerjaan bukan hanya sebatas menginginkan besarnya penghasilan yang didapatkan,tetapi juga ingin rasa senang dalam menjalankan,sehingga tidak tertekan dan mudah stress dalam menjalani profesi yang jadi pekerjaanya(menyenangi yang jadi profesinya).

Karena seseorang yang menjalani pekerjaan yang bukan yang disenanginya/tidak menyenanginya,sama saja sebenarnya jadi beban berat dengan yang jadi pekerjaanya,menjalankanya karena terdesaknya suatu kebutuhan dan karena belum ada kesempatan pekerjaan lain yang ingin didapatkan(memang harus sabar),harus mensyukuri juga,karena walau bekerja dengan terpaksa setidaknya bisa mencukupi suatu kebutuhanya,karena masih banyak orang menganggur yang masih mencari pekerjaan dengan beban tekanan kebutuhan yang mau gak mau harus dicukupinya.

Mencari pekerjaan sesuai yang diinginkan tak mudah untuk mendapatkanya,perlu perjuangan super exstra,untuk mendapatkanya tak perlu juga menolak maupun mengesampingkan pekerjaan yang ada,dalam arti kerjalah seadanya dulu jangan malu maupun gengsi,sambil berproses menyiapkan mencari profesi yang diinginkan bagi yang memang belum mempunyai profesi/pekerjaan yang tetap.

D.MENJADIKAN HOBI JADI PROFESI/PEKERJAANYA
Bersyukurlah seseorang yang dapat penghasilan dari hobinya,karena tentunya lebih menjiwai,lebih menyenangi dengan profesi yang dijalani sehingga ringan tanpa beban dalam menjalankan.

Semisal seseorang ahli dan senang bikin sesuatu dan dapat dijualbelikan,orang yang senang berdagang dengan daganganya,seniman dengan karya seninya,baik pengarang lagu maupun penyanyi contohnya,senang memelihara hewan ternak dan berwirausaha dengan beternak,hobi memancing dengan usaha pemancinganya,hobi menulis dengan membuat karya tulis baik dengan menulis buku maupun menulis diblog yang juga mendatangkan penghasilan,hobi bermedia sosial sambil memanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan usaha dibidang online dsb,hobi dibidang otomotif dengan bengkelnya maupun berbisnis darinya,hobi fashion dengan butiknya dsb.

Jadi sambil menyalurkan hobi dapat juga penghasilan secara materi,sebab banyak juga seseorang yang mengeluarkan tak sedikit materi hanya sekedar ingin menyalurkan yang jadi hobi.

Untuk bisa menjalani profesi yang jadi hobinya juga tak mudah,perlu kerja keras dan perjuangan dengan penuh banyak pengorbanan juga,baik waktunya,tenaganya,pikiranya maupun kesiapan biaya dalam proses ingin menjalankanya sebagai persiapan kematangan diri untuk bisa mendapatkan penghasilan dalam hobi yang ingin dijadikan profesi.

Jadi kesimpulanya pekerjaan yang baik dan mulia adalah pekerjaan yang dilakukan dengan tanganya sendiri,maksudnya tidak meminta-minta atau mengandalkan orang.

Adapun jika ingin bisa menjiwai dan senang menjalani suatu pekerjaan,ya berusahalah untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang menghasilkan sesuai dengan berdasarkan hobinya.

Lalu jika ingin cepat dilipatgandakan penghasilanya,ya jika punya kemampuan dan keahlian serta mental untuk berniaga jika bisa dan mau berusaha.

Jadi inti kesimpulanya apapun pekerjaanya,asalkan bisa profesional dalam menjalaninya, maksudnya bertanggung jawab dengan penuh kesungguhan dengan suatu pekerjaanya,tidak merugikan orang lain atau juga tidak melanggar ajaran agama  adalah pekerjaan yang halal dan jadi pekerjaan yang baik dan mulia.

Semoga kita saling berdoa baik saja tentunya,agar kita maupun keturunan kita dalam mengerjakan pekerjaan yang baik dan mulia, sebagai profesinya apapun bidang yang dijalaninya.

Bagi yang belum mendapatkan semoga bisa segera diberi petunjuk untuk bisa segera mendapatkan, sebagai sarana ikhtiar kelangsungan hidup dalam memenuhi suatu kebutuhan dsb,baik buat kita,keturunan kita,saudara kita maupun sesama kita yang sedang menjalani,sedang mencari maupun mengusahakan profesinya.

Semoga selalu diberi petunjuk,perlindungan serta pertolongan,dan kemudahan oleh yang Kuasa, dalam mengerjakan maupun mendapatkan apapun bidang profesi yang sedang diikhtiarkanya'Aamiin.

No comments: