INTISARI PENYAMPAIAN 3

SIFAT SERAKAH
Sifat serakah seseorang untuk menguasai harta benda,dengan menghiraukan kewajibanya pasti akan membawanya kepada kehancuran walau tercapai kaya raya'dan Qorunlah contoh kisah besarnya.

MASALAH
Jangan anggap masalah sebagai musibah,tetapi sikapilah dengan baiknya prasangka bahwa dibalik'nya pasti ada hikmahnya,dan penyikapan tersebut merupakan prasangak positif pada ketentuan takdir yang sedang dijalaninya,dan bukankah ketentuan takdir juga tergantung bagaimana seseorang berprasangka kepada yang Kuasa(?)

Dan memang seharusnya kita tetap semangat dan tidak mudah menyerah,serta tak berkeluhkesah,karena sebuah masalah juga jadi proses kedewasaan dalam berfikir,untuk lebih bijak dalam menyiapkan diri menghadapai masalah-masalah lainya,sehingga merasa sudah terbiasa dan bisa menyikapinya dengan kedewasaan dalam kebijaksanaanya'untuk jadi teladan juga buat anak dan keturunan kelaknya,ketika bisa bijaknya dalam mnyikapi problema,tentunya perlu kesabaran yang extra juga,semoga kita selalu mencoba berusaha untuk bisa'Amin.

SELALU MEMBANDINGKAN
Bagaimana seseorang bisa mensyukuri apa yang dirasakan sekarangnya,kalau keadaan yang ada pada dirinya selalu dibandingkan dengan apa yang orang lain dapatkan(?)

NIKMAT BESAR
Diantara nikmat besar adalah nikmat dikehendaki dengan memeluk Islam,dan bisa meng'imani dengan penuh keyakinan.

Dan bersyukurlah kita kepada'NYA yang menjadikan kita bisa memeluk agama yang dikehendaki dan diridho'inya,sebab masih banyak manusia yang tidak mendapatkan dan tidak dikehendakinya karena suatu hal'nya dsb.

BERUSAHA MENDIDIK ANAK YANG LEBIH BAIK
Keturunan yang sholeh harus diusahakan,karena tak datang begitu saja,yang tak cukup dengan doa namun harus dibarengi usaha lahiriyah juga,dengan benar-benar berusaha mendidik sebaik-baiknya,begitulah diantaranya.

Dan anak adalah amanah yang harus dirawat dan dididik dengan baik,jangan terlalu ketat atau mengevaluasi maupun mendiktenya,agar tidak ada usaha berbohong,berilah selalu semangat dan doronglah untuk kepercayaan dirinya.

Ajaklah selalu untuk bisa berdialog maupun berkomunikasi agar tidak lemah dalam bicara,berusahalah untuk mencukupi kebutuhanya agar tidak mengambil atau mencuri yang dibutuhkan yang bukan pada hak'nya.

Janganlah terlalu memberi pembelaan pada kesalahanya,agar tidak berani dan tidak pengecut,dalam menghadapi masalah pada masa dewasanya.

Janganlah kasar dan mengancam dalam mendidik,agar tidak kasar,tidak nakal serta tidak lemah pada orang lain.

Luangkanlah atau berilah waktu untuk ada bersamanya,walau dalam kesibukan'agar adanya suatu kedekatan kebersamaan.

Janganlah melarang maupun menyuruh pada sesuatu kecuali sembari bareng mencontohkanya.

Kalau bisa bangunkan anak disampingnya dengan dulu dibacakan suatu amalan doa'dengan sambil perlahan pelan dan penuh kasih sayang dalam membangunkanya agar dalam memulai suatu hal'bisa menjalankan dengan awal penyambutan dari gugahan yang baik,tentunya hal ini jadi hal upaya untuk saling berbagi dalam berusaha mendidik anak untuk bisa lebih baik dari kita.

AURA DAN AURAT
Yang bisa menjaga auratnya maka sama saja menjaga aura'nya,yang menampakan auratnya berawal dari pakaian yang ketat,pada yang dikenakanya.

AURAT LELAKI
Adalah dari pusar hingga lutut,dan janganlah menampakanya kepada orang lain yang bukan muhrim maupun pasangan sah'nya(berdasarkan hadist)

"Janganlah engkau perlihatkan pahamu,dan janganlah engkau melihat paha orang yang masih hidup maupun yang sudah meninggal"
(HR.Ibnu Majah)

"Akan ada pada umatku yaitu perempuan yang berpakaian tapi telanjang"
(HR.Thabrani).

AURAT WANITA
"Sesungguhnya wanita yang telah baligh dan haid tidak boleh terlihat darinya kecuali ini dan ini(Beliau mengisyaratkan dengan wajah dan kedua telapak tanganya)"
(HR.Abu Daud).

JILBAB TIDAK HANYA MENUTUP AURAT
Dulu orang orang fasiq dimadinah ketika tiba dimalam hari dalam kegelapan kota,mereka keluar sengaja untuk mengganggu wanita,kecuali yang berjilbab karena dianggap wanita yang merdeka,sedangkan yang tidak berjilbab dianggap budak sehingga diganggunya.

Dan sampai sekarangpun yang terjadi kaum lelaki lebih berpeluang mengganggu wanita yang tidak menutup auratnya,karena kurang wibawanya,karna tanpa disadari bahwa berjilbab bukan hanya menutup aurat tetapi juga menambah kewibawaan dalam berpenampilan diluar kembali pada sifat akhlak masing-masing'namun setidaknya yang berjilbab jadi upaya diri dalam memperbaiki diri,baik dari segi penampilan maupun kelakuan perbuatanya.

WANITA YANG BERUNTUNG
Beruntunglah wanita yang bisa mengenakan kerudung,terlepas dari walau baik maupun buruk sifatnya,tetapi setidaknya yang Kuasa menghendaki kebaikan pada auratnya,semoga juga dikehendaki dengan diperbaiki selalu sifat akhlaknya.

KEISTIMEWAAN BERKERUDUNG
Selain menutupi aurat,ibarat makanan selalu tertutupi dan terjaga,tidak dihinggapi lalat maupun hewan serangga lainya,sehingga selalu tersaji dan selalu memberi rasa pada sang suaminya,yang tidak secara sengaja jadi unsur suatu keharmonisan dalam sebuah ikatan,dan sebagai salah satu penjaga aura bagi yang masih sendiri maupun yang sudah bersuami.

Dan kiranya penyampaian singkat ini,jadi penyampaian yang bermanfaat' dunia akhirat'Amin.

No comments: