TENTANG PENCIPTAAN MANUSIA DAN CACING SERTA SEBAB DIASINKANYA AIR LAUT

A.PENCIPTAAN MANUSIA
Kebesaran Allah Swt dalam mengenai penciptaan manusia dsb'diantaranya manusia diciptakan oleh Allah Swt dari tanah yaitu Nabi Adam as,dan manusia diciptakan dari tulang rusuk manusia itu sendiri yaitu Hawa yang diciptakan dari tulang rusuknya Nabi Adam as.
Keduanya diciptakan tanpa ibu dan tanpa ayah,lalu dari keduanya pula'lah manusia diciptakan dari air mani sebagai keturunanya,sebagai buah jalinan kasih sayang keduanya atas kuasa dan kebesaran Allah Swt.
Dan diantara tanda kebesaran lainya adalah Allah Swt menciptakanya lagi seorang manusia yang ber'ibu tapi tak ber'ayah yaitu Nabi Isa as,yang atas Kuasa dan Kebesaran Allah Swt.
Allah Swt itu tak pernah sama dengan pada apa yang diciptakanya,karena Pencipta itu berbeda dengan makhluknya dan itu bagian dari sifat kebesaranya.
Nah dari situ bisa disimpulkan bahwa Allah Swt menciptakan manusia dengan beberapa perantara,meskipun Allah Swt hakekatnya tak butuh sebuah perantara apapun,hanya untuk buat dijadikan pelajaran makhluknya bahwa dari apapun Allah Swt bisa menciptakan untuk dijadikan sebuah makhluk seperti api yang darinya tercipta jin dsb.
Allah Swt tak pernah sama dengan makhluknya dan tak bisa disamakan'yang hakekatnya ada tetapi tidak terkena sisi dan arah'yang bisa tak perlu sebab akibat untuk bisa menciptakan atau menghendaki sesuatu yang dikehendakinya atas Kehendaknya.
Dia maha suci atas segalanya Dia tidak beranak dan tidak punya anak seperti manusia yang ditegaskan juga dalam firmanya lewat surat Al'ikhlas dalam Alqur'an firman kebenaran kebesaran Allah Swt pencipta semesta alam.
B.PENCIPTAAN CACING
Seandainya Allah Swt tidak menciptakan cacing?lalu siapa yang akan menggali tanah buat menolong jalan akar tumbuhan?sehingga karenanya akar tumbuhan bisa menjalar lewat lubang lubang kecil yang dibuatnya,dan dengan lubang tersebut tumbuhan bisa menyimpan udara dan air,gembur suburnya tanah juga tak terlepas dari jasanya cacing,yang bekerja menarik dedaunan serta sampah sampah dibenamkan kedalam tanah sampai hancur juga,yang jadi sebuah pupuk dari dalam tanah yang sangat baik bagi tumbuhnya tumbuh-tumbuhan/tanaman yang hasilnya dimakan oleh manusia dan juga makhluk hidup lainya.
Sungguh betapa tak sia-sia Allah Swt menciptakan binatang bernama cacing,yang kecil menggelikan,namun tugasnya berjasa buat kelangsungan hidup makhluk lainya tak terkecuali buat kelangsungan hidup manusia juga.
Dan kita diciptakan sebagai manusia yang merasakan nikmat kehidupan yang tak terlepas dari peran makhluk hidup lainya, tentunya jika manusia yang memfungsikan akal sehatnya,akan selalu menyikapinya dengan selalu memuji akan kebesaran Allah Swt, serta selalu bersyukur atas segala apa yang diberikan yang tinggal merasakan kenikmatan yang diberikan,meskipun kadang tak bisa dipungkiri kalau kita sering lalai dalam sesuatu yang harusnya disyukuri,tapi setidaknya kita selalu berusaha untuk bisa ingat pada yang Kuasa akan Kuasa dan Kebesaranya'Semoga saja'Amin.
C.SALAH SATU SEBAB DIASINKANYA AIR LAUT
Seandainya Allah Swt tidak mengasinkan air laut maka apa yang akan terjadi dengan kehidupan ini?maka tentunya seisi ruang dunia akan berbau busuk dan sangat tidak sedap,karena lautan lebih luas daripada daratan,lalu apa sebab bagaimana bisa berbau busuk?bayangkan saja berjuta aliran sungai tertumpah kelaut dengan sampah dan kotoran kotoranya,dengan bau sangat menyengat dan membusuk sehingga bisa mengeluarkan bau tak sedap yang bisa mengganggu kesehatan dan menghancurkan kehidupan,namun Allah Swt menetralkan dengan bau dan kotoran tersebut dengan mengasinkan air lautnya,betapa sesuatu yang diciptakanya itu selalu ada fungsinya untuk menyeimbangkan alam semesta cipta'anya.
Dan Semoga kita bisa menyikapi segala penciptaan dengan berfikir dan berprasangka baik selalu pada Allah Swt pada sesuatu yang tercipta,sehingga mudah-mudahan kita selalu bisa diberi pengertian tentang perihal-perihal yang telah diciptakan yang memang hakekatnya untuk kemanfaatan juga,dengan demikian Insya Allah semoga kita dikehendaki bisa bertambah ilmunya dan ditambah kenikmatan dalam menjalani kehidupan.
Dengan kita selalu berusaha untuk menghayati dan meresapi segala apa yang dilihat dan dirasakan serta selalu mensyukuri nikmat yang diberikan'mudah-mudahan kita selalu diberi rasa kebahagiaan.
Sebelumnya memang kita harus menyikapi ilmu dengan sebaik mungkin,yaitu dengan berusaha mempelajari atau membacanya dengan meresapi sambil berfikir(tentunya juga harus digurukan).
Sebab memang ketika ilmu dipelajari dengan dibaca sambil meresapi dan memikirkanya, disitulah salah satu waktu diantaranya juga dihapusnya digugurkan dosa-dosa seorang.
Semoga kajian penyampaian ini menambah pengetahuan dan bermanfaat pada penyikapan dalam kehidupan'Amin,yang tidak bermaksud mengajari maupun menggurui tetapi sebagai ikhtiar dalam belajar bersyiar.
Adapun kritik dan saran,untuk kajian lebih baiknya,senantiasa kami nantikan,untuk bisa saling bertukar pengetahuan'dan semoga jadi penyampaian kebaikan'Aamiin. 

No comments: