Menyengsarakan Dan Menyiksa Diri

Segala sesuatu tercipta dimuka bumi ini,tercipta tak terlepas untuk kebutuhan manusia dan agar dimanfaatkan sebaik mungkin serta harus selalu mensyukuri perihal dari manfaat yang bisa digunakanya.
Dari Anas bin Malik ra'menceritakan bahwa pada suatu hari Rasulullah melihat orang tua yang dipapah oleh kedua anaknya yang menunaikan haji dengan berjalan kaki.
Beliau bertanya :kenapa orang ini?

"Dia bernadzar hendak menunaikan haji dengan berjalan kaki"jawab anaknya.
"Rasulullah :"Sesungguhnya Allah Swt tidak menyukai orang yang menyiksa dirinya".
Seketika itu juga Rasulullah memerintahkan kepada orang tersebut agar naik kendaraan untuk menunaikan haji.
Dalam kisah lain diceritakan bahwa ada seorang murid yang ingin bersilaturahmi keguru'nya,dengan berjalan kaki dalam jarak yang sangat jauh kerumah sang guru'bermaksud ingin memperoleh pahala dalam setiap jengkal langkahnya.
Setiba'nya sang guru bertanya:"kau datang dengan naik apa?"
Murid:"saya berjalan kaki".
Guru :"Dia telah menciptakan kuda,baghal dan keledai untuk kau kendarai".
Jadi memang terkadang banyak yang salah kaprah juga diluar dari kisah tersebut mengenai suatu ciptaaan Allah Swt yang bisa diambil kemanfaatanya,suatu misal percaya pada khasiat suatu benda katanya sirik'padahal pada suatu benda tersebut mempunyai khasiat manfaat yang memang diciptakan mempunyai khasiat manfaat tersebut,yang penting tidak percaya benda'nya tapi percayanya sama yang menciptakan benda tersebut(misal kemanfaat'an yang ada dedaunan yang bisa dijadikan obat,khasiat manfaat dalam sebuah batu mulia,dan khasiat manfaat pada suatu benda lainya).
Dan dalam amalan juga banyak orang yang menyengsarakan diri dengan mengamalkan suatu amalan tanpa ada gurunya,sehingga yang diamalkan sia-sia karena tidak dengan tuntunanya'walaupun dijalankan dengan tirakat yang lama dsb,tetapi kalau tidak dengan ilmu'nya semuanya bisa jadi sia sia dan hanya menyengsarakan diri dari apa yang dilakukanya.
Maka dari itu pentingnya sebuah ilmu agar tak salah menyikapi kehidupan'yang sebenarnya dapat kemudahan tetapi malah dalam kesengsaraan yang menyiksa diri'.

No comments: