ILMU DAN TENTANGNYA

"Ilmu bagaikan binatang buas mencatat adalah pengikatya"
                 (Imam Syafii)
"Tak ada yang lebih agung dibawah derajat kenabian selain belajar dan mengajarkanya"
      (Imam sufyan Ats-Tsauri)
    
"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alqur'an dan mengajarkanya"
                    ( HR.Bukhori )
Mencari ilmu itu memang sangat penting dan perlu,karena suatu kewajiban serta jadi kebutuhan pokok manusia juga,sebab denganya manusia bisa memperoleh perantara kebahagiaan'karena segala sesuatu perlu ilmu dan ada ilmunya,agar jangan sampai salah dalam mempelajari ilmu,melakukan ketaatan yang sia-sia karena tak tau ilmunya,jangan sampai juga kita inginya agar tidak bersusah payah dalam mencari rejeki,kebahagiaan dalam jodoh,menggapai cinta maupun cita-cita dsb,karena tak berilmu dengan tidak punya keahlian dan tuntunan dalam halnya,dalam mengikhtiarkanya.
Tentunya kita juga tak ingin gagal mendidik anak,bahkan gagal sendiri jadi seorang anak,yang baik bagi orang tuanya juga,karena kurang taunya ilmu dalam hidup.
Lalu memang bagaimana kita bisa bahagia?kalau tak tau apa-apa dalam kehidupan kita?disitulah memang pentingnya sebuah ilmu dalam menjalani hidup.
Dan semoga saja kita dijadikan seseorang yang ingin selalu mencari ilmu karena hidayah buah darinya,karena mencari ilmu adalah mencari kebenaran,dan semoga juga kita mencari ilmu karena benar-benar ingin mencari kebenaran untuk sebuah kebaikan dalam berpengetahuan,sebagai penunjuk jalan kemudahan hidup,agar apa yang kita lakukan masih dalam tuntunan agama tentunya.
Ilmu memang imanya segala amal,sebab beriman tanpa berilmu tak sempurna keimananya'maka itu menuntut ilmu adalah memang suatu kewajiban sebagai pendidikan seumur hidup,seperti yang agama anjurkan yang harus dimulai sejak dalam buaian hingga akhir hayatnya'sejak dalam buaian orang tua harus memberi pendidikan dan mengarahkanya,dan tak ada batasan usia juga dalam mencarinya,karena keberadaan ilmu tak akan pernah habis dicari dan dipelajari hingga sampai mati.
Berdoa dalam menuntut ilmu juga sangat penting,agar kita selalu dapat petunjuk bermanfaat ilmunya dan diterima amalnya dalam mengamalkanya'sebab seseorang yang bertambah ilmunya tetapi tidak bertambah petunjuknya maka akan menjauhkanya dari yang kuasa,dan menyalahgunakan ilmunya,sehingga dengan ilmunya tetapi dapat siksa yang pedih dalam neraka kelaknya.
Kita juga harus Hati-hati dalam menuntut ilmu,dengan harus meluruskan niatnya 'karena mencari ilmu bertujuan mencari kehormatan dan kedudukan didunia supaya bisa disegani sesamanya tidak semata-mata karena yang Kuasa adalah sama saja menghancurkan jiwanya sendiri,dan membohongi apa yang diperintahkan agama sehingga tentunya terhitung sebuah amal kemaksiatan yang nyata.
Semoga pula kita tak semestinya belajar ilmu tanpa memikirkanya'karena percuma tiada gunanya,dan tidak pula memikirkan sesuatu tanpa belajar ilmu sebelumnya, karena bisa jadi sia-sia,serta semoga pula kita tidak belajar ilmu tanpa ada gurunya,karena bisa membahayakan jiwanya.
Karena ilmu bagaikan kaca mata bening,yang menangkap segala sesuatu sesuai warna dan bentuknya,bukan seperti kaca mata berwarna yang menangkap sesuatu sesuai warna dari kaca mata itu,maka itu untuk mempelajarinya harus ada yang menuntun dan mengarahkanya agar ter'arah dan tidak salah dalam memakna'inya.
Lalu apa yang dimaksud ilmu laduni itu?ilmu laduni adalah seseorang yang diberi anugerah kemampuan menguasai beberapa ilmu hikmah yang didapat langsung melalui petunjuk yang Kuasa karena derajat keimanan dan kesolehanya akan keikhlasanya dalam ibadah'.
ILMU SEBAGAI PENGENDALI NAFSU
Seseorang bisa mengekang nafsunya serta bisa mengfungsikan akalnya juga karena dengan berbekal ilmu yang dimilikinya,sehingga bisa mengarahkan nafsu dan bisa mengendalikanya.
Dan kemampuan orang untuk bisa membedakan baik buruk juga ditentukan dari sejauh mana seseorang tersebut menggunakan akal sehatnya, dan akal sehat akan berfungsi ketika seseorang bisa mengendalikan nafsunya.
Maka dari itu semestinya memang kita harus berusaha untuk bisa mengendalikan nafsu dengan ilmu,agar selalu siap akal jerinih dalam menghadapi segala keadaan, yang terkadang tiba-tiba terjadi,untuk bisa bijak baiknya dalam menyikapi.
Karena akal dan nafsu memang selalu bertempur berperang merebut penguasaan jiwa,jika nafsu yang menang maka celaka dan sengsaralah kemudian hidupnya kita,sebaliknya jika akal yang memenangkanya maka bahagialah kehidupanya kita karena ter'arah dalam segala halnya,maka dari itu semoga kita selalu membekali akal kita dengan ilmu tentunya.
Jika kebodohan  sering menimbulkan masalah karena tidak mengetahui apa yang seharusnya,maka akal yang berilmu justru sering menyelesaikan masalah'dan kebodohan sering dijadikan pintu setan dalam mempengaruhi pikiran jiwa'sedangkan akal mencegah tipu daya syetan karena akal adalah bagai sesuatu yang tajam,sebagai pembunuh pengarah nafsu,dan kekuatan daya akal adalah akal yang berilmu yang selalu haus akan ilmu-ilmu agama tentunya.
MENYALAHGUNAKAN ILMU
Jika ada seorang pendakwah/penyampai mencela dalam memberikan ilmu nasehatnya, dan menjadikan sarana ilmu yang dimilikinya bertujuan mencari kedudukan atau jabatan tertentu,lalu mengihiasi kata katanya demi mendapatkan simpati manusia,maka jelas yang dicari bukanlah Ridho Allah Swt' melainkan karena dunia juga, maka dengan ilmunya seseorang tersebut kelak dineraka juga tentunya,karena tidak memiliki keikhlasan sehingga akan mudah juga terserang sifat ghurur/sok,yang menganggap seseorang banyak mendapatkan hidayah karena dirinya juga,padahal ia hanya sebagai penyampai,dan biasanya apabila ada yang tidak bisa menerima sampaianya,maka ketika ada kesempatan dakwahnya akan dijadikan sarana balas dendam,buat menyakiti dan menyindirnya,dengan menusuk kata-kata yang menyakitkan, sebagai pelampiasan dendam pada yang tidak sependapat denganya.
Penyampai yang menyalahgunakan ilmu itu tidak sadar dan tidak menyadari,kalau yang disampaikan bukan lagi murni dari Allah dan Rasulnya, melainkan berdasar hawa nafsu ego pribadinya'sehingga pasti akan mudah memainkan dalil-dalil demi keselamatan dan pembelaan dirinya,untuk memuaskan nafsunya,dalam ajang pembalasan dendam lewat sebuah penyampaianya.
Hati-hati dengan pendakwah/penyampai yang tersebut seperti itu,karena berbahaya untuk umat'yang sebenarnya mengajak umat keneraka mesti terlihat dalam pandangan awam menuju kesurga.
Maka dari itu semua memang perlu kajian ulang,dan perlu dikajikan terhadap segala sesuatu dengan apapun penyampaianya,tak terkecuali penyampaian lewat sebuah buku sederhana ini.
Nah disitu memang perlunya kita mengaji,berguru mencari ilmu,dengan niat karena Allah Swt,agar manfaat ilmunya'dan diberi mudah dalam hidup serta terarah menurut tuntunan agama,sehingga ilmunya manfaat dan berkah tentunya.
Lalu apa yang dimaksud ilmu laduni itu?ilmu laduni adalah seseorang yang diberi anugerah kemampuan menguasai beberapa ilmu hikmah,yang didapat langsung melalui petunjuk yang Kuasa karena derajat keimanan dan kesolehanya akan keikhlasanya dalam ibadah'.
Yuk mencari ilmu dan berbagi ilmu bersama diblog ini dengan ilmu yang manfaat sehingga bisa jadi amal kebaikan bersama yang diterima oleh'NYA Aamiin.

No comments: