PENYAMPAIAN DAN ANCAMAN

A.PENYAMPAIAN
"Sampaikanlah Dariku Walau Satu Ayat"
(HR.Bukhori).

Hadist tersebut memang menganjurkan untuk menyampaikan sesuatu yang jadi ilmu dalam hidup'ilmu yang manfaat buat dunia akhirat'walau hanya dari satu ayat.

Jadi jika memang hanya satu ayat saja taunya,maka tentunya kita memang harus berusaha menyampaikanya,kepada sesama lainya,tentunya daripada tau banyak tapi tidak mau menyampaikan,yang mestinya itu jadi ilmu yang tiada manfaat bagi dirinya maupun sesamanya,asalkan memang disampaikan dengan cara yang sebaik mungkin'menurut suatu keadaan yang disampaikan juga.

"Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Alqur'an dan mengajarkanya"
(HR.Bukhori).

Dengan berusaha menyampaikan sebaik mungkin'tentunya semoga kita akan dapat kebaikan dari suatu kebaikan yang disampaikan tersebut,apalagi ketika yang disampaikan menjalankan dan menyampaikan lagi,tentunya dengan demikian kita akan dapat kebaikan yang bercabang-cabang yang Insya Allah jadi amalan kebaikan,itu baru satu ayat,bagaimana kalau yang disampaikan banyak/lebih dari satu?tentunya kita akan memperoleh banyak kebaikan yang akan berdampak positif dalam kehidupan kita.

Sebab memang menyampaikan kebaikan itu jadi sedekah juga'yaitu sedekah ilmu,dan hakekat sedekah adalah menambah,jadi sesuatu yang disedekahkan akan bertambah dan bertambah,baik bertambah jumlahnya maupun bertambah kebaikanya sesuai pelaku sedekah yang akan memperoleh kebaikan dalam suatu keadaanya.

Jadi memang jika ingin bertambah ilmu ya memang harus sedekah ilmu,biar tambah ilmunya dengan ilmu yang diketahui sebisanya,lalu bagaimana cara bisa bertambahnya?Insya Allah ada perubahan kepandaian akal dan pikiran kita,sebagai balasanya.

Dan dengan bertambah kepandaian akal,tentunya akan jadi memudahkan kita dalam hidup?karena seseorang semakin bertambah ilmunya maka akan semakin mudah hidupnya,sehingga Insya Allah pasti diberi kemudahan dalam segala hal'nya, dan setidaknya diberi mudah kita dalam menjalankan ibadah untuk selanjutnya diberi mudah dalam segala masalah,dan semoga juga segala doa akan cepat ter'ijabah,Aamiin.

Berawal dari sedekah ilmu,yang denganya semoga kita bisa dikehendaki juga untuk  bisa sedekah secara materi maupun sesuatu untuk kemanfaatan lainya dsb'Aamiin.

Itulah sekelumit tentang diantara banyaknya balasan penyampaian-penyampaian kebaikan,yang tentunya semoga kita termasuk seseorang yang mau selalu berusaha untuk menyampaikan sesuatu yang memang harusnya disampaikan.

B.TIDAK TAU APA YANG AKAN DISAMPAIKAN
Setelah membaca penjelasan tersebut mungkin siapapun saudara sebagian akan bertanya-tanya dalam hati dan pemikiranya'lalu apa yang akan mau saya sampaikan(?)jawabanya adalah ya sampaikanlah juga penyampaian ini,dengan penyampaian-penyampaian materi lainya didalam diblog ini/apapun yang disampaikan pada saudara jika itu jadi ilmu kebaikan,yang terkajikan,baik dari siapapun dan disampaikan sebisanya seperi lewat media ini dsb.

C.ANCAMAN PENYAMPAIAN
Pernahkah siapapun saudara menemukan/membaca lampiran penyampaian apapun penyampaianya,baik yang berupa info maupun berita,baik lewat lembaran kertas maupun lewat media sosial dsb'yang memang itu penyampaian kebaikan namun salahnya ada ancaman akibat jika tidak menyampaikan'jika memang sudah pernah mungkin ini jawaban buat penyampaian itu dan jika siapapun saudara yang belum pernah mungkin penyampaian ini juga bisa digunakan untuk menjawabnya.

Biasanya begini penyampaianya sbb:
-Sebarkan penyampaian/informasi ini maka dalam waktu berapa jam/hari/minggu/setahun kedepan maka anda akan memperoleh kebaikan berupa rejeki besar dsb,jika tau tidak menyampaikanya maka tunggulah sesuatu yang berupa musibah/hal buruk dsb akan menimpa saudara.
(Kiranya kurang lebih demikian)

Menurut kajian syiar ini hal tersebut bisa dibenarkan bisa juga disalahkan'kenapa(?)
Benarnya gimana?ya benar karena itu sesuatu yang baik lalu disampaikan.

Lalu salahnya bagaimana(?)salahnya tentunya pada nada bahasa penyampaian ancamanya,seakan-akan yang mengancam yang menyampaikan dan bernada mendoakan buruk pembacanya jika tidak menyampaikan(?)bukankah merisaukan penerimanya,apalagi jika melalui sms tapi gak bisa menyebarkan karena gak punya pulsa'mau menfotocopy tapi gak punya biaya jika lewat lembaran kertas copyan dsb'ketika didapatkanya(?)

Itulah para penyampai yang biasanya belajar Qur'an Hadist tapi tidak dikajikan atau tidak digurukan sehingga penyampaianya merisaukan umat.

MUNGKIN SEBAIKNYA BEGINI
DALAM MENYAMPAIKAN PERIHAL TERSEBUT DENGAN TIDAK BERMAKSUD MENGAJARI MAUPUN MENGGURUI
Bagi yang tau kiriman/informasi ini maka bersyukurlah karena pengetahuan juga sebuah rejeki yang berupa ilmu'sampaikanlah pada yang lainya mengingat banyaknya kebaikan yang akan kita peroleh jika mau menyampaikanya,sehingga kita akan dimudahkan dalam perihal lainya dsb.

Namun jika belum bisa berkemungkinan untuk menyampaikanya,berdoalah supaya diberi kemampuan untuk segera bisa menyampaikan,sebab orang yang tau ilmu kebaikan namun tidak mau menyampaikan ada ancaman balasanya juga yang berdampak merugikan kita dalam hidup,baik bisa mempersulit dalam hal-hal yang sedang diikhtiarkan dsb.

Allah Swt berfirman:
"Serulah manusia kejalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik'dan bantahlah mereka dengan cara yang baik,sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan'NYA dan Dia-lah yang lebih dapat mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk (Qs.An-Nhl 125)

Jadi tentunya memang apapun yang disampaikan sebisa mungkin dengan cara yang baik,dan bisa menyikapi dengan sebaik-baiknya, karena hidayah petunjuk itu urusan'NYA.

Dan semoga kita selalu senantiasa berusaha menyampaikan sesuatu yang jadi ilmu kebaikan,karena tak bisa dipungkiri kalau menyampaikan kebaikan itu memang dampaknya luar biasa, buat kebaikan hidup,sebaliknya kalau yang menyepelekan maka jangan heran kalau doanya juga terabaikan,menurut yang dirasakan'walaupun hakekat doa itu sebenarnya dikabulkan).

Dan silahkan bagi yang ingin menyampaikan penyampaian-penyampaian ini,silahkan bisa dibagikan kepada yang lainya agar jadi kajian bersama dalam berbagi ilmu.
"Barangsiapa yang menunjukan kepada sebuah kebaikan makan baginya seperti pahala pelakunya"
(HR.Muslim).

INGATLAH'!!!
Jika kita orang awam tak semestinya mempelajari Qur'an dan Hadist tanpa ada gurunya'sebab yang tersebut adalah pedoman tuntunan kehidupan'yang perlu digali dan dikaji oleh yang ahli yaitu para ulama/kyai dsb,dan kita perlu belajar melaluinya.

Makanya memang secara bacaan ada tajwid'ghorib dsb,sebagai alat cara membacanya agar tidak menyalahi maknanya.

Banyak kitab-kitab yang menerangkan menguraikan makna artinya'dan kita diwajibkan untuk menuntut ilmu pada para ulama dsb'yang bisa mengajarkan'mengartikan agar bisa diamalkan secara baik dan benar dalam menjalani kehidupan.

Karena jika belajar sesuatu sesuai demikian,bisa mengamalkan secara baik dan benar juga tentunya sehingga tidak menyalahi cara tuntunanya,sehingga jika paham tidak akan saling mengkafirkan dalam satu keyakinan,tidak saling memusuhi tetapi saling menghormati dan menghargai,tidak membuat pertikaian karena gak sepahamnya,tetapi jadi buah kajian bersama dalam memaknai ilmu yang luas maknanya.

Semoga kita termasuk orang yang selalu mau bersama saling menyampaikan dan saling mengkajikan pada sesuatu yang jadi ilmu tentunya.

"Yaa Allah semoga Engkau berkenan memberikan ampunan'Mu dan ampunan dosa yang menyampaikan segala kajian yang tersampaikan dalam media ini'...semoga Engkau jadikan penyampaian ini'penyampaian yang menjadi amal ibadah,..dan semoga Engkau memberi petunjuk, pertolongan dalam segala yang jadi kesulitan serta perlindungan dari yang membahayakan,dari semua jalan dan segala cara terbaik' yang Engkau kehendaki dan Ridhoi dunia akhirat'Aamiin".
(Walau dalam kajian singkat'semoga jadi penyampaian yang bermanfaat 'Aamiin).

No comments: