Tajamnya Pengetahuan Rasulullah Saw

Ketika petinggi kafir Qurays Abu lahab dan Abu jahal geram,dengan pengakuan Rasulullah Saw sebagai utusan Nabi yang terakhir dan menyeru agar menyembah kepada Allah,maka dengan segala upayanya kedua petinggi Qurays itu dengan segala cara ingin menghentikan dakwah Nabi.

Namun karena sosok Abu Bakar, seorang laki-laki yang amat dihormati oleh kaum Qurays ini, sedang tidak dimekah,yaitu diyaman untuk dimintai keputusan agar menghentikanya olehnya langsung dakwah nabi,maka ditunggulah kepulanganya,yang diharapkan jadi sosok penghenti pengakuan Nabi tersebut,dimaksudkan agar dengan atas kewibawaan'nya atas perintahnya lebih banyak kaumnya untuk mengikutinya.

Jadi mayoritas para kaum Qurays berfikir,seseorang yang dihormati dikaumnya saja menghentikan dakwah tersebut,tentunya akan lebih banyak diikuti oleh kaumnya.

Tetapi apa yang dipikirkan apa yang diharapkan kedua petinggi Qurays itu ternyata berujung kekecewaan.

Sepulangnya dimakkah,keduanya langsung menemui Abu bakar:
"Wahai Abu Bakar,orang ramai membicarakan peristiwa penting,Muhamad,anak yatim yang diasuh Abu Thalib,menyatakan bahwa dirinya adalah Nabi,jika bukan karena menghormati engkau,sungguh kami sudah menyelesaikan persoalan ini dengan mudah"

"Karena engkau sudah kembali,engkaulah yang kami harapkan untuk menyelesaikanya"

Lalu mendengar laporan dari kedua petinggi Qurays tersebut,akhirnya Abu Bakar langsung mencari keberadaan Nabi Muhamad Saw'sembari penasaran dengan atas pengakuanya,karena ketika diyaman Abu Bakar seseorang yang tak pernah menyembah berhala ini,telah bertemu dengan seseorang yang sepuh yang telah meramalkan kedatangan seorang Nabi dimekah.

Seorang sepuh yang banyak mempelajari kitab-kitab terdahulu yang berkata pada Abu Bakar:
"Janganlah pernah berpaling dari kebenaran!berpegang teguhlah pada jalan yang benar dan lurus,takutlah kepada Allah dalam segala hal yang Dia anugerahkan kepadamu".

Seorang laki-laki sepuh itu juga menyampaikan bahwa sudah tiba waktunya turun seorang Nabi di Makkah,yang berasal dari suku Qurays,lalu seorang lelaki sepuh tersebut juga menitipkan syair untuk diberikan kepada Rasul yang terpilih di Makkah,yang juga menyatakan bahwa Abu bakar kelak akan menjadi pengikut Nabi akhir jaman tersebut,itulah pesan yang disampaikan oleh lelaki sepuh yang berasal dari kabilah Azd.

Kemudian setelah Abu Bakar berhasil menemui Nabi Muhamad Saw,Nabi'pun kemudian langsung berkata:
"Wahai Abu Bakar,aku adalah utusan Allah kepadamu,dan kepada seluruh manusia,maka ber'imanlah kepada Allah".

"Bukti apa yang kau miliki?jawab Abu Bakar.
"Lelaki tua yang kau temui di Yaman"jawab Nabi.

"Lelaki tua yang mana?"tanya Abu Bakar".
"Lelaki tua yang menitipkan beberapa syair kepadaku"jawab Nabi.

"Siapa yang memberitahumu tentang hal itu?tanya Abu Bakar".
"Malaikat yang mendatangi Nabi-Nabi sebelumku"Jawab Rasulullah Saw.

Mendengan jawaban ketajaman pengetahuan Nabi yang jadi keajaiban itu,maka semakin yakinlah diri Abu Bakar,meyakini bahwa inilah memang Nabi yang selain sudah diketahui kedatanganya oleh para ahli kitab,juga benar-benar suatu keajaiban dengan ketajaman pengetahuanya,kemudian bersahadat'lah Abu Bakar mengimani dan mengikutinya,sesuai apa yang dikatakan ahli kitab yang pernah ditemui'nya.

Maka dengan ber'imanya Abu Bakar kecewalah para petinggi kaum Qurays dengan pengharapan yang tak sesuai dengan yang di'inginkan.

Kisah tersebut tentunya,banyak diceritakan dimedia lainya,dengan penyampaian bahasa yang berbeda.

Namun tidak mengurangi dari makna yang diceritakanya,yang juga termasuk jadi kisah kecewanya petinggi Qurays,pada seseorang yang bisa diharapkan jadi tumpuanya malah kecewa dan jadi musuhnya.

Dan adapun ketajaman pengetahuan Nabi merupakan sebagian kecil dari banyaknya kemampuan keistimewaan Nabi lainya,seperti Nabi bisa membelah bulan,yang sampai sekarang terlihat bekasnya,Nabi bisa menghidupkan orang yang mati sekalipun termutilasi,yaitu seorang sahabat yang ikut perang namun mati dengan termutilasi dan masih meninggalkan hutang,yang dihidupkan agar bisa membayar hutangnya atas ijin Allah,dan tentunya kita perlu mengetahuinya,bahwa sangat banyak sekali mukjizat keistimewaan yang ada pada Rasulullah Saw.

Semoga jadi penyampaian kisah hikmah,yang lebih untuk menggugah diri kita untuk bisa lebih dalam mengenalinya,sebagai Nabi yang kita yakini dan yang kita harapdapatkan Syafa'atnya'Aamiin.